Summary of Program Struckture, Literals, Variables, and Data Types (Pascal, C,C++)
1. PROGRAM STRUCTURE
Pengertian
stuktur program
Struktur adalah sekumpulan variabel yang
masing-masing dapat berbeda tipe, dan dikelompokkan ke dalam satu nama (menurut
Pascal, struktur juga dikenal sebagai record). Struktur membantu mengatur
data-data yang rumit, khususnya dalam program yang besar, karena struktur
membiarkan sekelompok variabel diperlakukan sebagai satu unit daripada sebagai
entity yang terpisah.
Salah
satu contoh struktur tradisional adalah record daftar gaji karyawan, dimana
karyawan digambarkan dengan susunan lambang seperti nama, alamat, nomor jaminan
sosial, gaji dan sebagainya. Beberapa dari lambang tersebut biasanya berupa
struktur, nama mempunyai komponen begitu juga alamat dan gaji.
Struktur ini sering digunakan
untuk mendefinisikan suatu record data yang disimpan di dalam file. Struktur
termasuk ke dalam tipe data yang dibangkitkan (derived data type), yang disusun
dengan menggunakan obyek tipe lain.
Contoh :
struct mhs
{
char *nama;
char
*nim;
int
tts, tas;
float
akhir;
char aksara; }
b.
Struktur
dan Fungsi sturktur program
otomatis juga dapat ditempatkan di awal
oleh operasi assignment. Sebuah struktur otomatis mungkin juga diletakkan di
depan oleh tugas atau oleh panggilan fungsi yang menghasilkan struktur jenis
yang tepat.
Untuk menghubungkan nama struktur
dan nama anggota digunakan simbol “.”
Contoh :
/*Program :
struct1.cpp*/
#include <stdio.h>
struct time
{
int jam;
int min;
};
struct rencana {
struct time awal;
struct time akhir;
int y;
int z;
};
struct rencana kerja = {
11,22,33,44,5,6 }
c
Pointer dalam struktur
Seperti pada pointer yang lain, deklarasi tersebut tidak menyediakan
sebarang tempat untuk record PELAJAR. Perlu dibuat record baru yang fungsinya menggantikan
pointer. Misalnya:
pelajar_baru.
ptpelajar =
&pelajar_baru;
Dengan kondisi tersebut, pointer ptpelajar boleh digunakan untuk
menggantikan tempat alamat pelajar_baru, dan pointer ptpelajar ini ditunjukkan
dengan menggunakan simbol ->.
Contoh :
ptpelajar->nama = Jill Valentine;
ptpelajar->nim = 672009001;
ptpelajar->fakultas = Teknologi Informasi;
ptpelajar->tahun = 2009;
ptpelajar->alamat = Salatiga;
Sama dengan :
*ptpelajar.nama = Jill Valentine;
*ptpelajar.nim = 672009001;
*ptpelajar.fakultas = Teknologi Informasi;
*ptpelajar.tahun = 2009;
*ptpelajar.alamat = Salatiga;
2. Literal
Literal adalah rangkaian kata atau huruf yang menyatakan suatu nilai.
Misalkan saya contohkan berikut.
1
|
int a =
100;
|
Pada contoh di atas, yang dinamakan dengan literal adalah 100, yang
merupakan bilangan bulat atau integer.
Dengan banyaknya tipe data pada pemrograman Java, maka jenis literal ini
juga ada beberapa macam.
Literal Bilangan Bulat
Anda mengenal basis bilangan? Nah, dengan basis bilangan, ternyata bilangan
bulat dapat diubah menjadi berbagai bentuk.
Bilangan oktal adalah bilangan
bulat dengan basis 8, yang berarti hanya dapat terdiri dari angka 0 sampai 7.
Contoh penulisannya adalah sebagai berikut.
1
|
int bilangan
= 024;
|
Untuk menulisakan bilangan berbasis, dimulai dengan angka 0. Contoh di atas
merupakan 24 dalam basis 8 atau 20 dalam desimal.
Selain itu, ada bilangan
heksadesimal yang berbasis 16. Bilangan ini dilambangkan dengan nilai
0 hingga 9 dan a hingga f. Bilangan ini dimulai dengan 0x. Contoh penulisannya
adalah sebagai berikut.
1
|
int bilangan
= 0x2a;
|
Ada lagi bilangan Long Integer. Pada pembahasan tipe data, sudah sedikit
saya bahas tentang tipe data long yang mana membutuhkan memori 64bit. Untuk penggunaanya,
cukup dengan menambahkan huruf L setelah bilangan.
Literal Karakter
Pada bagian tipe data, kita mengenal tipe data karakter yang diambil dari
karakter Unicode. Nah, ternyata karakter juga bisa dituliskan dalam bentuk kode
ASCII, yaitu dengan menambahkan \u00 sebelum kode karakternya. Contohnya
sebagai berikut.
1
|
char karakter
= '\u0041'
|
Contoh di atas adalah penulisan karakter huruf ‘A’ dalam bentuk ASCII.
Ada beberapa karakter lain selain alfabet
yang dilambangkan dengan escape
sequence, yang mungkin bagi anda sedikit mengetahuinya, seperti.
Karakter
|
Keterangan
|
\n
|
tombol
enter atau baris baru
|
\r
|
carriage
return
|
\t
|
tombol tab
|
\b
|
tombol
backspace
|
\#karakter
|
|
\'
|
karakter '
|
\"
|
karakter
"
|
Literal Boolean
Seperti pada tipe data Boolean bahwa
nilainya hanya true atau false.
Literal Bilangan Riil
Bilangan riil, baik bilangan desimal,
pecahan, eksponen masuk ke dalamnya. Untuk itu, tipe data yang memenuhi adalah float dan double.
Penulisannya cukup dengan menambahkan d atau D untuk tipe data double dan f
atau F untuk tipe data float setelah bilangan. Contohnya adalah sebagai
berikut.
1
2
|
float bilangan
= 1.234f;
double angka
= 3.767d;
|
Literal String
String merupakan gabungan huruf dan angka yang tersuaun menjadi suatu kata
atau kalimat. Seperti dijelaskan pada bagian tipe data bahwa String bukan
merupakan tipe data dasar. Jika anda telusuri lebih jauh mengenai kelas String,
maka anda akan menemukan metode-metode guna memanfaatkan String ini, seperti
penggabungan, pemecahan, modifikasi, perbandingan, dsb. Contoh penulisan
literal String adalah sebagai berikut.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
|
String
kalimat = "Budi bermain badut";
String
suatuKata = "";
suatuKata
= "\t";
suatuKata
= "baris satu"+"\n"+"baris dua";
suatuKata
= "Budi \nbermain \nbadut";
suatuKata
= "Budi \"bermain\" badut";
|
Literal Null
Null adalah suatu kondisi dimana suatu objek tidak diberi alokasi memori.
Apabila suatu saat tertentu dideklarasikan, maka komputer akan melakukan
pengalokasian memori dan apabila telah selesai digunakan, maka objek tersebut
akan kembali melepas pengalokasian memori.
Contoh penulisan literal null adalah
1
|
obj =
null;
|
3. Tipe Data dan Variable Pada Pemrograman Java
Variabel dan Type Data
Java adalah bahasa
pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer temasuk telepon genggam.
Disinilah awal mulanya game2x handphone yang sobat mainkan saat ini
dibuat.
Nah, untuk perkenalan pertama tentang Java, saya akan memberikan artikel yang
berjudul "Variable dan Type Data Pada Pemrograman Java". Berikut
penjelasannnya.
Apa itu Variabel ??
Adalah tempat atau wadah untuk menyimpan sebuah data atau nilai/value pada
memori ataumerupakan container yang
digunakan untuk menyimpan suatu nilai pada sebuah program dengan tipe tertentu.
Pada dasarnya ada dua macam tipe variabel data dalam bahasa Java, yakni tipe
primitif dan tipe reference.
Adapun tipe primitif meliputi:
Tipe boolean
Tipe numeric (Byte, Short, Int, Long, Char, Float,
Double)
Tipe data variabel reference terdiri :
Tipe class
Tipe array
Tipe interface
Jenis standar tipe data dan
interval yang digunakan dalam bahasa pemrograman Java terdiri dari:
Byte
Tipe data dengan nilai 8 bit merupakan
nilai integer dan memiliki nilai minimum -128 dan nilai maksimum +127. Byte
merupakan tipe data yang cocok untuk angka-angka yang kecil dan untuk menyatakan
nilai array sebuah tabungan memori.
Short
Tipe data dengan nilai 16 bit merupakan nilai integer
dan memiliki nilai minimum -32.768 dan nilai maksimum +32.767. sama halnya
dengan byte, tipe data ini bisa digunakan untuk angka-angka yang kecil dan bisa
dipakai untuk menyatakan nilai array yang cukup besar dari byte.
Int ( Integer )
Tipe data dengan nilai 32 bit merupakan nilai
integer dan memiliki nilai minimum - 2147483648 dan nilai maksimum +2147483647.
Tipe data ini digunakan untuk nilai yang memiliki jangkauan besar. Dan jika
kita menggunakan yang lebih besar lagi maka kita menggunakan long integer.
Long
Tipe data dengan nilai 64 bit dan memiliki nilai
minimum -9.223.372.036.854.775.808 dan nilai maksimum
+9.223.372.036.854.775.807. tipe data ini digunakan untuk nilai yang lebih luas
jangkauannya dengan tipe data int
Float ( Floating Point Number )
Tipe data dengan nilai 32 bit, rentang nilainya nanti
ada pembahasannya selanjutnya. Tipe data ini cocok digunakan pada nilai-nilai
yang besar seperti halnya besaran nilai mata uang dan penggunaan tipe data ini
menggunakan memory yang besar. Dan dalam kondisi ini kita menggunakan
java.match.BigDecimal.
Double
Tipe data dengan nilai 64 bit, rentang nilainya nanti
ada pembahasannya selanjutnya. Tipe data ini mengandung nilai decimal dan tidak
cocok untuk nilai-nilai seperti mata uang.
Boolean (Bool)
Tipe data yang memiliki dua buah nilai, yaitu true
atau false (benar atau salah). Untuk besaran nilai tidak bisa di tetapkan.
Char (Karakter)
Tipe data dengan nilai 16 bit kisaran nilai dari 0
(\u0000’) – 65535(‘\uffff’)
String
Tipe data string ini memungkinkan
variabel menyimpan informasi untaian karakter, seperti kata atau kalimat. Dalam
contoh sebelumnya, nama yang Anda gunakan pada web form, informasi tersebut
akan disimpan dalam variabel bertipe data string.
4.Tipe
data dalam Pacal
Bagan tipe data :
asas Tipe data yang disediakan oleh PASCAL meliputi:
1. Tipe Data Sederhana
merupakan
tipe data dasar yang sering dipakai oleh program, meliputi: integer (bilangan
bulat), real (bilangan pecahan), char (alphanumerik dan tanda baca), dan
boolean (logika). Untuk data integer dan real masing-masing terbagi menjadi
beberapa kategori
a. Bilangan Integer
merupakan tipe data berupa bilangan bulat, terbagi
atas beberapa kategori seperti terlihat dalam tabel 1. tabel 1 menunjukkan
jenis data, ukuran dalam memori dan rentang nilainya.
tabel
1. Tipe Data Bilangan Integer
Tipe Data
|
Ukuran Tempat
|
Rentang Nilai
|
Byte
|
1 byte
|
0 s/d +255
|
Shortint
|
1 byte
|
-28 s/d +127
|
Integer
|
2 bytes
|
-32768 s/d 32767
|
Word
|
2 bytes
|
0 s/d 65535
|
Longint
|
4 bytes
|
2147483648 s/d 2147483647
|
Contoh bilangan integer adalah: 34 6458 -90 0 1112 Penggolongan tipe data
integer tersebut dimaksudkan untuk membatasi alokasi memori yang dibutuhkan misalkan
untuk suatu perhitungan dari suatu variabel bilangan diperkirakan nilai
maksimumnya 32767 kita cukup mendeklarasikan variabel bilangan sebagai integer
(2 byte), daripada sebagai longint(4 byte). Di dalam kompilernya, Pascal
menyediakan konstanta untuk bilangan Integer yaitu: MaxInt and MaxLongInt,
pemrogram bisa menggunakannya di dalam programnya tanpa harus terlebih dahulu
mendefinisikannya.
-MaxInt bernilai
32.767
-MaxLongint bernilai 2.147.483.647.
contoh:
Program
display_maxint;
uses wincrt;
begin
writeln (maxint)
end.
Hasilnya: 32.767
b. Bilangan Real
Bilangan real atau nyata merupakan jenis bilangan
pecahan, dapat dituliskan secara biasa atau model scientific . Contoh bilangan
real: 34.265 -3.55 0.0 35.997E+11, dimana E merupakan simbol perpangkatan 10.
Jadi 452.13 mempunyai nilai sama dengan 4.5213e2. Penggolongan tipe data
bilangan real dapat dilihat pada tabel 2. Bilangan Real
Tabel
2. Tipe Data Bilangan Real
Tipe Data
|
Ukuran Tempat
|
Rentang Nilai
|
Real
|
6 bytes
|
2.9 x 10-39 s/d 1.7 x1038
|
Single
|
4 bytes
|
1.5 x 1045 s/d 3.4 x 1038
|
Double
|
8 bytes
|
5.0 x 10-324 s/d 1.7 x 10308
|
Extended
|
10 bytes
|
3.4 x 10-4932 s/d 1.1 x
104932
|
Comp
|
8 bytes
|
-9.2x 1018 s/d 9.2x 1018
|
c. Char
Tipe data ini menyimpan karakter yang diketikkan dari keyboard, memiliki
266 macam yang terdapat dalam tabel ASCII (American Standard Code for
Information Interchange).Contoh: 'a' 'B'
'+', dsb. Yang perlu diingat bahwa dalam menuliskannya harus dengan memakai
tanda kutip tunggal. Jenis data ini memerlukan alokasi memori sebesar 1(satu)
byte untuk masing-masing data.
d. Tipe Data
Boolean
merupakan
tipe data logika, yang berisi dua kemungkinan nilai: TRUE (benar) atau FALSE
(salah). Turbo Pascal for Windows memiliki tiga macam jenis ini
yaitu: Boolean, WordBool, dan LongBool. Tipe boolean memakai memori paling
kecil, sedangkan WordBool dan LongBool dipakai untuk menulis program yang
sesuai dengan lingkungan Windows.
Tabel 3. Tipe Data Boolean
Tipe Data
|
Ukuran Tempat
|
Boolean
|
1 byte
|
WordBool
|
2 byte
|
Longbool
|
3 byte
|
Sebagai bilangan
ordinal boolean true mempunyai nilai 1(satu), sedangkan false nilainya adalah
0(nol).
Program
hal_string;
Contoh: Program display_bool ;
uses wincrt;
begin
writeln(ord(true));
writeln(ord(false));
end.
Hasilnya: 1 0
3.2.
Tipe Data
Terstruktur
tipe ini terdiri atas : array, record, set, dan file. String adalah tipe
data jenis array, tetapi karena string memiliki kekhasan tersendiri sebagai
array dari karakter maka penulis perlu memberikan penjelasan tersendiri. Sedangkan
untuk array, record, dan file perlu dijelaskan dalam bab yang lain karena agak
banyak hal-hal yang perlu dibahas.
a. Tipe Data String
merupakan suatu data yang menyimpan array (larik),
sebagai contoh 'ABCDEF' merupakan sebuah konstanta string yang berisikan 6 byte
karakter. Ukuran Tempat untuk tipe data ini adalah 2 s/d 256 byte, dengan
jumlah elemen 1 s/d 255. String dideklarasikan dengan string [ konstanta ] atau
string. Bila ukuran string tidak didefinisikan maka akan banyak memakan ruang,
karena ukuran string menyesuaikan dengan defaultnya. Misalkan
var kata: string [20]; atau var kata: string; karena string merupakan array
dari karakter. Maka kata[1] merupakan karakter pertama dari string, kemudian
kata[2], merupakan elemen kedua, dst.
Contoh:
Program
hal_string;
Uses wincrt;
var s : string;
begin s:='Hello';
writeln(s);
writeln('panjang dari string adalah: ',ord(s[0]));
end.
Karakter
nol merupakan karakter yang menyatakan panjang string. Sehingga ord(s[0])
menyatakan panjang dari string tersebut. Panjang string juga bisa dinyatakan
sebagai length(s).
-
Tipe
Data dalam C++
Tipe Data C++
1. Bahasa C++ menyediakan
programmer dengan satu set tipe data untuk programmer menyimpan
informasi dan membangun tipe data yang bukan merupakan bagian dari bahasa itu
sendiri. Tipe data yang pertama kali disebut tipebuilt-in, dan
selanjutnya disebut dengan tipe user-defined atau tipe data
yang telah ditetapkan
2. Tiga dasar built-in tipe
ini adalah:
1.
Character (char) seperti a,b,c,d (alphabet)
2.
Integer (Int) seperti 1,2,3,4 (Bilangan Bulat)
3.
Floating Point Number (float) seperti 20,12 (Bilangan real)
1. Identifier
a. Tidak boleh ada spasi.
b. Tidak boleh menggunakan karakter-karakter ~ ! @
# $ % ^ & * ( ) + ` - = { } [ ] : " ; ' < > ? , . / |
c. Tidak boleh
menggunakan reserved words yang ada dalam C++
2. Tipe Data
Berikut ini tipe data yang ada dalam C
• Tipe data bilangan bulat:
Tabel Tipe Data
Adalah tipe data yang tidak mempunyai titik decimal dan tidak diperbolehkan
menggunakan karakter Pengenal
Identifier adalah suatu nama yang biasa dipakai dalam pemrograman untuk
menyatakan variabel, konstanta, tipe data, dan fungsi.
Aturan untuk penulisan identifier sama dengan aturan dalam pascal, antara lain:
• Tidak boleh dimulai dengan karakter non
huruf, contoh: (2x , 55) <------ salah.
(X2, XX, Var1) <----- benarkoma antara dua bilangan.
Tipe
|
Keterangan
|
Char
|
Menyatakan sebuah karakter seperti A, f, 9
|
Int
|
Menyatakan Bilangan bulat
|
Long
|
Menyatakan bilangan bulat namun jumlahnya nilainya lebih banyak dari pada
biasanya, contohnya pada long int yaitu 2147483648 - 2147483647
|
Short
|
Menyatakan Bilangan Bulat namun dengan nilai yang normal, contohnya pada
short int yaitu antara -32768 - 32767
|
• Tipe data bilangan real:
Tipe data bilangan real adalah bilangan yang mengandung titik decimal
sehingga
tipe data ini digunakan untuk menyatakan suatu bilangan pecahan/decimal
Tipe
|
Keterangan
|
Double
|
Menyatakan bilangan real dengan ketelitian tinggi (15 digit)
|
Float
|
Menyatakan bilangan real dengan ketelitian rendah (7 digit)
|
· Tipe data unsigned
Tipe data unsigned mirip dengan yang bukan unsigned. Bedanya adalah tipe
data unsigned tidak mengenal nilai bilangan negatif (nilainya selalu posisif).
• Tipe data unsigned:
- unsigned char
- unsigned int (integer)
- unsigned short (short integer)
- unsigned long (long integer)
Contoh Program Macam Tipe Data Menggunakan C++
#include
#include
void main()
{
int x;
float y;
char z;
double w;
x = 10;
y = 9.45;
z = 'C';
w = 3.45;
cout<<"Nilai
dari x adalah : "<< x << endl;
cout<<"Nilai
dari y adalah : "<< y << endl;
cout<<"Nilai
dari z adalah : "<< z << endl;
cout<<"Nilai
dari w adalah : "<< w << endl;
getch();
|
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

Tidak ada komentar :
Posting Komentar